Jul 20

Selamat Datang di Franchise Soclate

 

logo scolate

Franchise Terbaik dan Terlaris 2016
Minim Kompetitor

Masa Kelola Selamanya
No Franchise Fee
No Royalty Fee
Dukungan Tim Handal

 

Soclate adalah waralaba asli dari Yogyakarta yang menawarkan peluang usaha dengan produk utama minuman coklat menyegarkan.

Coklat dengan kandungan kakao (biji coklat) lebih dari 70% juga memiliki manfaat untuk kesehatan, karena coklat kaya akan kandungan antioksidan yaitu fenol dan flavanoid. Dengan adanya antioksidan akan mampu untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Besarnya kandungan antioksidan ini bahkan 3 kali lebih banyak dari teh hijau, minuman yang selama ini sering dianggap sebagai sumber antioksidan.

Selain itu terkandung pula phenylethymine yang berfungsi membantu penyerapan dalam  otak dan menghasilkan dopamine yang akan menyebabkan perasaan gembira. Bukan itu saja , di dalam coklat terkandung zat theobromine yang dapat menstimulasi jaringan saraf dan jantung yang membuat kita tetap terjaga dan bersemangat. Oleh karena itu coklat menjadi salah satu minuman kesehatan.

Berawal dari  itulah muncul ide membuat  SOCLATE atau So Delicious Chocolate, minuman es coklat yang segar, baik untuk kesehatan, mudah cara pembuatannya ,bahan baku murah dan disukai semua kalangan.

Visi dan Misi Soclate

Visi

Menjadi bisnis waralaba coklat terbesar dan terinovatif di Indonesia.

 

Misi

Membangun dan membentuk sistem Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten sehingga bisa memberikan manfaat serta keuntungan bagi masyarakat luas dan investor.

soclate

Kenapa Harus Soclate?

  1. Bisnis yang mudah dijalankan dan bebas ribet
  2. Pangsa pasar yang luas dan akan terus berkembang
  3. Bisnis minuman coklat saat ini sedang digemari
  4. Modal awal yang terjangkau
  5. Ketersediaan stok bahan baku yang rutin dan berkala
  6. Disupport oleh tim-tim yang profesional di bidangnya
  7. BEP atau balik modal yang relatif cepat

 

Persyaratan Menjadi Mitra Soclate:

  1. Memiliki modal yang cukup sesuai dengan harga paket franchise
  2. Memiliki komitmen yang tinggi terhadap bisnis ini untuk maju dan berkembang bersama
  3. Bersedia meluangkan waktu untuk terjun langsung mengawasi perkembangan outlet
  4. Memahami resiko bisnis
  5. Bersedia mentaati peraturan yang sudah tertera di dalam MOU / surat perjanjian
  6. Wajib repeat order bahan baku ke pusat
  7. Jarak minimal outlet 1 km dengan outlet lain

 

Sumber : http://www.waralabacoklat.com

Apr 29

2 Kunci Utama Menghindari Kegagalan Franchise

 

PSIKOLOGI BISNIS

Bisnis biasa gagal, sudah umum. Tapi bisnis franchise gagal, rasanya belum bisa diterima dengan kondisi biasa, karena pada prinsipnya bisnis franchise menawarkan banyak hal untuk tidak mudah gagal.  Tapi kenyataannya ada saja bisnis franchise yang gagal, dan trennya tidak bisa dikatakan baik. Bisakah kegagalan di bisnis franchise dihindari?. Dan Mengapa kegagalan franchise sangat perlu dihindari? Bibby Group  mengulas tentang hal ini dengan singkat beberapa waktu lalu.

Industri franchise telah berkembang  luar biasa dalam 50 tahun belakangan karena bisnis franchise mampu  menawarkan nilai lebih kepada semua pihak franchisor, franchisee, pemasok, dan konsumen. Tetapi kegagalan franchise telah menjadi semakin biasa  bagi franchisor dan franchisee karena dua alasan utama, yaitu aspek perencanaan dan aspek psikologis.

Mengapa Perencanaan sangat esensial ?

Franchisor dan franchisee biasanya terburu-buru dalam melalui proses masing-masing.

Banyak Franchisor gagal di tingkat yang tidak diperkirakan sebelumnya dan itu disebabkan oleh faktor perencanaan pra-franchise mereka. Kuncinya adalah  pada studi kelayakan yang benar sebelum keputusan untuk menfranchise-kan bisnis dibuat. Dan dengan studi kelayakan,  tidak perlu lagi menyewa konsultan franchise yang kadang-kadang tidak kompeten. Setelah adanya studi kelayakan biasanya baru diikuti dengan  perencanaan yang hati-hati yang menyentuh pada strategi, pengorganisasian, legalitas  kerja dan yang paling penting dari semua itu  adalah belajar untuk menjadi seorang franchisor.

Franchisee gagal juga dikarenakan permasalahan perencanaan. Mereka menolak untuk melakukan uji kelayakan bisnis franchise sebelum membeli. Apakah Anda percaya atau tidak, sebagian besar pemilik franchise benar-benar tidak tahu apa yang telah mereka beli sampai beberapa waktu lamanya setelah mereka memiliki franchise. Mengapa hal ini terjadi? Karena sebagian besar pembelian franchise dilakukan dengan emosional, bukan mengedepankan rasionalitas dan berdasarkan penelitian.  Jadilah cerdas, mintalah bantuan dari pihak yang berkompeten yang menawarkan uji kelayakan jika Anda membeli franchise.

Mengapa Aspek Psikologi sangat esensial?.

Sekali lagi, baik franchisor dan franchisee gagal karena mereka tenggelam pada  masalah yang sama; psikologi franchise.

Franchisor sangat sering memulai karena orang lain membujuk mereka untuk  menfranchisekan bisnis mereka. Yang membujuk ini bisa berasal dari konsultan yang ingin mendapatkan fee atau teman, pelanggan atau anggota keluarga yang menyarankan kepada pemilik bisnis untuk segera menfranchisekan bisnis karena itu akan membuat mereka lebih cepat besar. Ketahuilah bahwa kebanyakan teman, pelanggan dan anggota keluarga hanya menawarkan basa basi belaka. Ide franchise itu memang menggiurkan untuk sebagian besar pebisnis dan mereka akan  cenderung kadang-kadang menempatkan emosi di atas logika lalu mengambil keputusan yang tidak logis.

Franchisee, sama seperti yang disebutkan di atas, juga cenderung untuk membeli franchise berdasarkan emosi, dan terburu-buru, mereka berkeyakinan bahwa mereka membeli apa yang disebut dengan peluang bisnis panas. Semua itu  adalah  alasan yang salah dalam memulai bisnis franchise. Pembeli yang pintar tidak akan melihat pertama kali pada franchise dengan emosi mereka melainkan pada sistem franchise yang telah terbukti. Dan kedua, pembeli pintar melihat pada jenis bisnis yang mungkin cocok dan terbaik bagi mereka sebagai pribadi.

Intinya adalah Perencanaan dan Psikologi adalah dua elemen kunci yang biasanya berperan di kedua sisi kegagalan dan kesuksesan sebuah franchise.

Sumber: http://www.bibbygroup.com

Mar 25

Franchise Fitness Wanita Terbaik Dari Eropa

 

logo_vivafit

Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia, obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling terlihat dengan jelas namun juga yang paling diabaikan. Epidemik global dari kelebihan berat badan dan obesitas – “globesitas” telah banyak terjadi di seluruh bagian di dunia. Sebagaimana pada tahun 2000, jumlah orang dewasa yang mengalami obesitas telah meningkat menjadi lebih dari 300 juta orang! Hal ini mempengaruhi semua usia dan kelompok sosial ekonomi secara virtual dan sangat mengancam, baik di negara maju maupun negara berkembang.
Bayak cara untuk melawan obesitas ini. Salah satunya adalah dengan mendatangi Gym untuk berolahraga. Bagi Anda para wanita, Vivafit menawarkan hal yang spesial. Vivafit memiliki misi memotivasi para wanita untuk menurunkan berat badan dan membuat mereka merasa mempesona, dengan menciptakan kebiasaan berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat.

Konsep Vivafit adalah menjadikan tempat olahraga khusus wanita yang memberikan kesehatan dan kebahagiaan di dalam lingkungan yang menyenangkan dengan latihan-latihan yang cepat dan mudah. .

Vivafit merupakan sebuah perusahaan franchise fitness yang didirikan pada tahun 2001 di Portugal, dididirikan oleh seorang pria berdarah Spayol, Pedro Ruiz dan istrinya, Constance Ruiz.. Telah berkembang menjadi pemain kunci di pasar Portugal, dan saat ini sedang beroperasi di 6 negara yang ada di Eropa, Asia dan Amerika Selatan.

Vivafit menawarkan peluang franchise bagi Anda yang berminat. Dengan peluang franchise fitness internasional Vivafit, investor diberikan perjanjian eksklusif selama 20 tahun untuk beroperasi di wilayah tertentu. Peran Master Franchisee adalah:

  1. Meluncurkan lokasi perintis yang sukses di negara asal mereka.
  2. Menjual unit-unit Vivafit perorangan kepada para penerima franchise.
  3. Melatih dan mendukung unit dari para penerima franchise.
  4. Melindungi dan mempromosikan brand di negara asal mereka.

Vivafit merupakan peluang bisnis berbiaya ringan yang memungkinkan para penerima franchise untuk membantu para wanita menjadi langsing, bugar, dan sehat.

Vivafit telah mulai menyeleksi para penerima franchise internasional pada tahun 2010. Dan Saat ini mereka sudah memiliki 9 Master Franchisee yang berlokasi di India,Singapura, Uruguay, Malaysia, Qatar, Abu Dhabi, Oman dan Indonesia.

Mulailah bisnis franchise fitness sekarang juga. Kunjungi web mereka di

http://www.vivafit.co.id

Mar 22

Mengapa Franchise Developer Properti ?

 

Developer Properti adalah salah satu bisnis yang mempunyai prospek sangat cerah seiring bertambahnya jumlah penduduk suatu negara. Di Negara berkembang seperti Indonesia, laju pertumbuhan penduduk yang tinggi berdampak pada kebutuhan tempat tinggal yang semakin meningkat. Bila dikelola dengan baik bisnis ini mampu menghasilkan keuntungan yang tinggi, namun resiko besar juga harus dihadapi pelaku usaha bila pengelolaan salah.

Melihat prospek bisnis yang cukup bagus, saat ini banyak kalangan yang semula menggeluti bidang usaha diluar lingkup properti beramai-ramai mencoba peruntungan dalam bisnis ini dengan berbagai konsentrasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Ada banyak cara untuk memulai bisnis Developer Properti antara lain langsung mencoba mulai dengan bekal ilmu yang dipelajari sendiri atau didapat dari lembaga pelatihan, bekerjasama dengan pihak lain yang dipandang kompeten untuk mengelola suatu proyek atau mengambil alih pengelolaan bisnis yang sudah berjalan sebelumnya.

Beberapa alternatif ini tidak salah, namun setiap strategi mengandung potensi resiko yang tidak ringan jika pengetahuan dan pengalaman kurang dipaksakan mulai mengelola bisnis Developer Properti dengan karakter bisnis yang dikenal mempunyai kompleksitas tinggi. Jika kondisi ini terjadi, pada akhirnya konsumen sebagai end user produk yang akan menanggung dampak paling buruk dari proyek yang gagal karena salah urus pengelolaan, antara lain kualitas produk yang rendah, tidak tersedianya fasilitas umum dan fasilitas sosial yang memadai, legalitas produk yang tidak jelas serta konflik dengan masyarakat diluar kawasan hunian yang dibangun.

Saat ini model kemitraan franchise (waralaba) berkembang pesat di Indonesia dalam berbagai bidang bisnis yang mengindikasikan suatu investasi bisnis yang menarik dengan tingkat kegagalan yang rendah. Semangat yang dianut adalah kemandirian dan saling menguntungkan, dimana pemberi hak waralaba (franchisor) yang harus sudah membuktikan keberhasilannya mengelola bisnis dalam waktu yang cukup, bertanggung jawab membantu penerima waralaba (franchisee) agar berhasil menjalankan bisnis sesuai goals yang ditetapkan selama masa perjanjian berlaku. Dengan model kemitraan ini penerima waralaba dapat menikmati keuntungan maksimal karena tidak berbagi laba dengan pemberi waralaba, sementara pemberi waralaba mendapatkan hasil yang cukup dari support yang diberikan berupa royalty fee yang tidak memberatkan penerima waralaba. Karena ciri kerjasama seperti ini maka model kemitraan ini disebut WARALABA yang berarti LEBIH UNTUNG. Patut kita syukuri saat ini di Indonesia pemerintah telah membuat regulasi yang memadai untuk mengatur bisnis waralaba yang melindungi kepentingan franchisee dan franchisor.

Gerbang Madani Group sebagai Developer Real Estate yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun, sejak 2012 membuka kesempatan kepada masyarakat yang tertarik di bidang Real Estate untuk memiliki perusahaan Developer Properti yang mandiri, mudah & sistematis dengan keuntungan terencana melalui kemitraan franchise. Kami bersyukur pada tanggal 19 September 2013 pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) No.: 31.UPP/STPW/9/2013 untuk Gerbang Madani Group sebagai perusahaan pemberi waralaba yang resmi / terdaftar. Pengakuan ini mewajibkan kami dalam menjalankan kemitraan waralaba harus tunduk pada seluruh regulasi pemerintah yang berlaku.

http://gerbangmadani.com

Nov 07

Tiga Cara Melihat Franchise

franchise_why_franchise

Bagaimana Anda melihat franchise? Cara Anda melihat franchise akan menentukan cara Anda mengelolanya dan berpengaruh terhadap ketahanan dan keawetannya. Berikut tiga cara pandang terhadap franchise:

  1. Pengganti Pekerjaan

Banyak orang berpikir untuk membeli franchise ketika mereka mengalami kemunduran dalam pekerjaan

Adalah hal yang tidak menyenangkan ketika menjadi seorang pengangguran. Disisi lain saat itulah waktu yang tepat untuk melihat pilihan lain. Salah satunya adalah melihat peluang franchise. Tapi, ada sesuatu yang perlu Anda ketahui  jika Anda memutuskan akan membeli franchise, bahwa memiliki franchise bukanlah sekedar tentang  mendapatkan pekerjaan baru.

Ketika menjalankan bisnis franchise, Pendapatan  Anda mungkin saja akan menjadi lebih rendah dari pekerjaan  Anda  sebelumnya. Tapi ketika telah berhasil, Bisa jadi Anda memiliki penghasilan diatas imajinasi Anda.

  1. Tujuan Pencapaian

Menjadikan franchise sebagai sebuah tujuan bisnis adalah esensi  dari kewirausahaan.

Tidak perduli bagaimana Anda telah kehilangan pekerjaan Anda, atau Anda hanya bekerja untuk orang lain, dan bagaiman banyak orang melihat franchise, dan bagaimana franchise dapat menguntungkan bagi mereka. Pilihan untuk menjadikan franchise menjadi tujuan pencapaian adalah hal pertama yang paling tepat Anda lakukan.

Mereka yang melihat franchise dengan cara ini perlu memastikan bahwa mereka cocok untuk memiliki bisnis yang tidak menawarkan banyak keleluasaan dan kemudahan ini. Calon pemilik franchise  haruslah memiliki kepribadian yang tepat.

  1. Warisan

Orang bekerja selama bertahun-tahun pasti memiliki keinginan untuk meninggalkan warisan bagi anak-anak mereka.

Mereka telah melihat pekerjaan datang dan pergi selama bertahun-tahun, dan tidak ingin anak-anak mereka harus melalui hal pasang surut dalam karir mereka. Mereka lebih suka anak-anak mereka menjadi pengusaha daripada menjadi  karyawan.

Franchise dimata orang-orang seperti ini adalah sebagai cara untuk menciptakan masa depan yang aman bagi anak-anak mereka. Sebuah tempat di mana anak-anak mereka  merasa bahagia berada bersamanya.

 

Itu hal yang mulia untuk dilakukan, dan beberapa bisnis franchise adalah bisnis keluarga yang besar.

Seperti yang Anda lihat, ada beberapa cara untuk melihat franchise. Anda bisa menjadikan bisnis franchise hanya sekedar pengganti pekerjaan Anda terdahulu, atau menjadikan tujuan pencapaian, atau Anda bisa menjadikan bisnis franchise ini sebagai bisnis yang bisa diwariskan kepada anak cucu anda. Ketiga cara pandang tersebut tentu memiliki karakter dan cara pengelolaan yang berbeda.

Apapun pandangan Anda terhadap franchise, pastikan Anda melihatnya dari perspektif yang benar.

Inspirasi tulisan dari www.sba.gov

Sep 20

Franchise Hot Dog

hotdog-booth-fiber

Hot dog adalah suatu jenis sosis yang dimasak atau diasapi dan memiliki tekstur yang lebih halus serta rasa yang lebih lembut dan basah dari pada kebanyakan sosis. Hot dog sering dimakan dengan tangan (fingerfood), terutama di Amerika Serikat, dan biasanya dimakan bersama roti lunak (bun) yang berbentuk sama dengan sosis, kadang disertai bumbu dan topping.Sandwich yang terbentuk dari kombinasi ini disebut juga dengan istilah hot dog.

Mutu Karya Perkasa sebagai pendiri dan pemegang merek Hotdog Booth di Indonesia telah mengembangkan Hotdog Booth menjadi Usaha Franchise. Usaha yang dirintis sejak tahun 2004 ini semakin berkembang, sampai dengan saat ini telah memiliki 17 Outlet dan 2 Cafe.

Hotdog Booth mencari rekanan untuk menjadi penerima franchise baik itu skala booth maupun cafe. Hotdog Booth  telah berpengalaman dalam hal franchise ini. Hotdog Booth merupakan perintis Usaha Franchise dalam bidang makanan dan minuman yang dikelola secara modern dan profesional. Penerima franchise mengelola usaha dan akan disupport sepenuhnya  oleh Management PT. Mutu Karya Perkasa agar usaha yang dijalankan si franchisee mendapatkan profit yang baik. Konsultasi pemilihan tempat, pelatihan usaha, dan penyediaan bahan baku menjadi nilai lebih apa yang akan diterima Franchisee.

Ada beberapaJenis Paket yang ditawarkan oleh Hotdog Booth :

  1. BOOTH

Masa 3 Tahun Rp. 60.000.000

Spesifikasi :

  • Bahan Booth dari kayu dengan cat duko,
  • Menu yang dijual di outlet ini: Hotdog, Chillidog, Corndog, dan Grill Sausage,
  • Lokasi khusus indoor seperti di sekolah, Giant/Carefour, ITC,
  • Luas Area 2m x 2m.

 

  1. BOOTH

Masa 5 Tahun Rp 80.000.000

Spesifikasi :

  • Bahan Booth Fiberglass,
  • Menu Mini Booth + Burger Dog, Chicken Cutlet Sandwich, Phillysteak, Sandwich, Meat Ball Sandwich,
  • Lokasi indoor/outdoor,
  • Luas Area 6m s/d 7 m.

 

  1. FRANCHISE EXPRESS, FOOD COURT, COFFE CORNER

Rp 300.000.000 – Rp 450.000.000

Spesifikasi :

  • Custom Design Outlet,
  • Menu yang dijual di outlet ini : Menu Booth + Sushi Dog, Spaghetti Dog, Bread Grill, Rice Dog + Coffee, Juice & Moctails,
  • Lokasi indoor/outdoor,
  • Luas Outlet 30m s/ d 50 m.

 

  1. FRANCHISE CAFE & RESTAURANT

Rp. 1.500.000.000 – Rp. 2.500.000.000

Spesifikasi :

  • Custom Design Outlet,
  • Menu yang dijual di Outlet ini : Menu Express + All Grill & Fry Menu,
  • Lokasi indoor/ outdoor,
  • Luas Outlet 70 m s/d 150 m.

Jika Anda berminat bergabung dengan Hotdog Booth, Anda bisa menghubungi mereka di :

Telpon : 021-7591-3580 | 021-9126-9405

Handphone
0818-0854-1552 Konstantin (General Manager)
0878-7182-4212 Aji (Operation & Marketing Manager)

Call Center (Pesan Antar) : 14090

Email : contact@hotdogboothcafe.com

Website : http://www.hotdogboothcafe.com

Aug 22

Manfaatkan Kredit Bank Untuk Memulai Bisnis Franchise

 

kredit bank

Setiap memulai bisnis, baik bisnis biasa maupun franchise tidak terlepas dari kebutuhan permodalan. Salah satu tempat mendapatkan modal usaha adalah dari Bank.

Amir Karamoy, Ketua Komite Tetap Waralaba dan Lisensi Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia, beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa hampir setiap bank memiliki fasilitas pembiayaan franchise. Kalau pun ada bank yang tidak memiliki kredit franchise, Anda bisa memanfaatkan kredit mikro.

Kredit mikro adalah fasilitas pembiayaan skala kecil dari pemerintah yang biasa dikenal dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bank-bank yang biasa menyalurkan program KUR ini diantaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank Bukopin, dan Bank Tabungan Negara.

Namun, untuk mendapatkan pinjaman memang tidak mudah. Ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya jenis usaha yang jelas, pemilik yang kredibel, namun, syarat utamanya adalah Anda harus menunjukkan kontrak kerjasama franchise antara franchisee atau franchisor. Seperti pengajuan kredit kebanyakan, bank juga akan menilai kelayakan franchise yang akan Anda pilih. Jika memang bagus, aplikasi Anda berpeluang besar untuk lolos.

Peluang paling besar adalah jika Anda mengambil usaha franchise yang telah memiliki nama besar dan business plan yang telah teruji. Beberapa bank bahkan sudah menggandeng pemain besar untuk kerjasama pembiayaan bagi para calon franchisee, misalnya Bank BRI dengan Rajawali Mart, atau Bank BNI dengan Alfamartnya.

Anda layak untuk memanfaatkan fasilitas kredit dari bank ini untuk memulai bisnis franchise Anda, baik skala kecil maupun besar. Lengkapi syarat-syaratnya, susun proposalnya dan ajukan. Dan jangan lupa monitor lah perkembangan penilaian proposal Anda oleh bank.

Jun 08

Tips Para Ahli Dalam Pengembangan Penjualan Franchise

 

Pengembangan franchise dan penjualan franchise adalah sama seperti proses penjualan lainnya, Anda memiliki produk, Anda harus memiliki pembeli khusus dan Anda perlu memastikan pembeli mengetahui produk Anda, perbedaan dalam proses penjualan franchise adalah bahwa Anda menjual suatu produk dengan hak kekayaan intelektual yang melekat pada produknya, berbeda dengan produk lainnya, proses ini butuh  waktu bagi tenaga penjual agar bisa nyaman dengan proses ini.

Miliki Kesabaran

Jika Anda belum pernah menjual franchise sebelumnya, proses ini memakan waktu dan fokus. Kebanyakan transaksi franchise butuh lebih dari 90 hari dan kadang dapat memakan waktu selama satu tahun untuk menyelesaikan proses penjualan. Ada variabel tak terduga yang bisa terjadi dan berpengaruh pada pembeli …. keluarga … keuangan dan gaya hidup yang semuanya akan berpengaruhterhadap keputusan ini, jadi janganlah buru-buru, take your time. Pembeli perlu didukung, dipandu dan dijaga intensitas komunikasinya ketika mereka datang untuk membeli franchise Anda. Jika Anda sedang berusaha untuk menjual franchise, Anda harus berada di sana melayani pembeli, memberikan mereka dukungan otentik, data dan informasi yang benar karena mereka sedang dan selalu melakukan proses evaluasi.

Sistem Manajemen

Milikilah sistem manajemen yang berkualitas untuk mengelola bisnis franchise, kepemimpinan dan komunikasi yang cair dengan pembeli adalah hal yang sangat penting. Penerapan CRM (Customer Relationship Management) pada penjualan franchise akan dapat memperoleh hasil yang lebih baik dalam rangka proses pengembangan Franchise Anda. Dengan sistem pelacakan yang efektif, pelaporan dan evaluasi data penjualan franchise,  Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang pasar, pengembangan bisnis dan tim penjualan franchise Anda. Sistem Pemasaran Franchise harus memiliki CRM yang bekerja dengan baik selama proses ini berlangsung.

Tentukan Profil dan Karakteristi Pembeli

Cobalah bekerjasama dengan berbagai jenis franchise yang berbeda dan model bisnis yang berbeda, beberapa industri dan bisnis franchise membutuhkan keahlian tertentu (penjualan, pengembangan bisnis, calon pelanggan, manajemen klien, dll) sementara yang lain mungkin saja  membutuhkan yang lain (Retail, Layanan Produk, Teknis, dll). Buatlah profil pembeli yang solid dan taatilah. Pastikan pembeli mengisi formulir evaluasi, pastikan bahwa mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan secara lengkap dan akurat agar Anda dapat menarik kesimpulan apakah mereka cocok atau tidak untuk bisnis Anda. Kemudian tibalah bagian yang sulit … .katakan  tidak untuk calon yang tidak memenuhi persyaratan kualifikasi Anda … .bahkan  ketika mereka memiliki uang dan siap membeli franchise Anda.

Miliki Tim Penjual Yang Bagus

Biasanya membutuhkan banyak tahapan untuk membuat penjualan franchise, Anda harus memiliki banyak tenaga kerja selama proses ini berlangsung. Pemilik perusahaan harus tidak terlibat sampai  proses penjualan ini beralhir- Bangunlah nilai APA yang mereka dapatkan dan SIAPA yang bisa mereka hubungi ketika melakukan proses pembelian franchise. Jangan berikan mereka akses langsung ke pemimpin perusahaan pada awal proses penjualan.

Kenali Pasar Anda

Jangan masuk ke proses penjualan franchise tanpa melakukan evaluasi pasar yang lengkap dan memiliki gambaran kompetitif. Anda tidak akan dapat menjawab pertanyaan pembeli seperti “bagaimana perbadingannya dengan franchise ini dan itu?” Dengan jawaban seperti…. “Yah, aku belum pernah mendengar tentang mereka”, atau “Saya tidak tahu banyak tentang mereka” adalah terdengar seperti Anda hanya tahu tentang industry Anda saja. Memiliki informasi terupdate dan faktual adalah bagian dari  penjualan franchise yang efektif. Kami merekomendasikan rencana dan program penelitian pasar strategis yang baik sebelum meluncurkan kampanye penjualan waralaba Anda.

Miliki Legalitas Usaha

Pastikan bahwa Prosepektus Perusahaan Franchise Anda,  Pendaftaran Franhcise  dan Dokumentasi Legalitas Franhicse Anda telah lengkap agar penawaran franhise menjadi lebih efektif dan memiliki kepastian hukum yang jelas. Ingat, Anda tidak bisa memasarkan franhcise  secara legal sebelum Anda telah melalui proses ini, pastikan Anda menyelesaikan hal-hal mendasar ini sebelum Anda mulai memasarkan franhchise Anda.

Pehami Berbagai Strategi Pemasaran Franchise dan Temukan Mitra Strategis dan Karyawan yang Sesuai

Jangan risau jika franchise Anda masih tergolong kedalam bisnis yang kecil.  Semua berawal dari hal kecil untuk menjadi besar. Pehami lah semua seluk-beluk franchise terlebih dahulu seperti kesepakatan franchise, pengembangan franchsie, rekrutmen dan konsultasi franchise. Langkah penting lainnya adalah untuk menentukan bagaimana Anda dapat menemukan mitra strategis yang tepat dan karyawan yang tepat yang dapat membantu Anda mencapai tujuan Anda.

Nicole Hudson

www.franchisemarketingsystems.com

May 11

Franchise Kuch2Hotahu

Franchise makanan kuh2hotahu murah yang merupakan pilihan terlaris 2015, best seller business food in indonesia check this out. Kuch2Hotahu adalah tahu goreng istimewa yang digoreng dengan tepung khusus dan bumbu khas kuch2hotahu yang telah diolah dengan menggunakan resep rahasia dari Tuan Takhu.

Kombinasi antara RESEP RAHASIA TUAN TAKHU dengan empu-empu di tim BACK OFFICE yang tidak diragukan lagi kesaktiannya karena sudah menimba ilmu dari berbagai GURU di berbagai pelosok Tanah Air menjadikan “Koch2HoTahu” SAKTI MANDRAGUNA. Sehingga tidak ada kata-kata yang bisa digunakan untuk menggambarkan bagaimana enaknya produk-produk“Koch2HoTahu” selain SEGERA CARI OUTLET KOCH2HOTAHU di Kota anda dan RASAKAN SENDIRI.

Kuch2Hotahu merupakan peluang bisnis franchise murah yang terbukti tahan lama karena mereka akan selalu berinovasi dalam rasa dan menu, dari awal launching yang cuma 7 varian sekarang sudah ada lebih dari 25 varian kuch2hotahu. Dan inovasi ini akan terus berlanjut.

Yang menjadi keunggulan dari franchise ini adalah harga paket yang murah hanya dengan Rp. 15 juta, jika kita bandingkan dengan jenis franchise yang lainnya.

Keunggulan lainnya adalah franchise makanan murah merupakan hal yang sangat tepat dipilih ketika Anda menginginkan untuk memiliki resiko kegagalan yang kecil. Mengapa? Karena makanan merupakan sebuah kebutuhan pokok yang dengannya diperlukan oleh semua orang sehingga pasar atau konsumen tidak akan pernah habis. Dengan kenyataan ini menjadikan waralaba makanan tepat sebagai bisnis jangka panjang.

Selain sebagai lauk yang biasa disantap bersama nasi, tahu hanyalah salah satu pilihan jajanan gorengan yang sering dijajakan tukang gorengan bergerobak di pinggir jalan. Pun inovasi yang melahirkan makanan olahan tahu masih terbilang minim. Padahal, hampir semua orang Indonesia segala usia, yang jumlahnya ratusan juta jiwa umumnya menyukai tahu. Pasar yang demikian besar, tak sebanding dengan suksesnya para pengusaha tahu itu sendiri. Bukan hanya lantaran pebisnis tahu yang telah sesak di pasaran, tetapi daya tarik usaha tahu itulah yang akhirnya menjadi penentu keberhasilan pengusahanya. Hal inilah yang membuat usaha tahu berlabel Kuch2hotahu tumbuh pesat.

Jika berminat menjadi mitra franchisee Anda bisa hubungi Kuch2hotahu di:

0853 1700 6007 (Telkomsel)
0856 0800 2007 (Indosat)
0857 4311 4560 (Indosat)
0812 1980 6009 (Telkomsel)
0878 8365 2007 (XL)
Email : kuch2hotahu@gmail.com

Website: http://kuch2hotahu.com

Apr 24

Jangan Bikin Franchise Kalau Belum Terbukti Sukses

Tren franchise kian menarik saja untuk disimak. Betapa tidak, sejak krisis, pertumbuhannya begitu pesat baik dari segi omzet, jumlah merek, maupun gerai. Bisnis cepat menggurita dan mudah meraih untung merupakan alasan utama orang mendirikan franchise.

Sejatinya, sistem kemitraan ini sangat baik bila dijalankan dengan benar. Di antaranya dapat mengurangi tingkat pengangguran dan mendorong lahirnya wirausahawan baru.

Namun demikian, patut diingat mendirikan franchise itu tidak bisa sembarangan. Ada rambu-rambu khusus yang perlu diperhatikan. Bila tidak, sistem ini akan menjadi buah simalakama baik bagi sifranchisor, franchisee, maupun industri franchise itu sendiri. Apa saja rambu-rambunya? Hasil wawancara dari majalah MARKETING dengan salah satu pengamat franchise Indonesia, Burang Riyadi dari IFBM Consulting (International Franchise Business Management) layak penulis tayangkan kembali di websiten ini. Semoga bermanfaat.

Sejak kapan bisnis franchise berkembang di Indonesia?

Mulai tahun 1990-an, fenomena franchise sudah marak di Tanah Air, namun yang mendominasi masih bisnis dari luar, semisal Mc. Donalds dan KFC. Yang lokal, seperti Rudy Hadisuwarno dan lembaga pendidikan komputer Widyaloka belum populer kala itu.

Baru 12 tahun silam, saat negeri ini tertimpa krisis ekonomi, franchise lokal mulai bangkit perlahan-lahan dan menjadi semakin banyak seperti sekarang.

Bisa dijelaskan lebih detail penyebabnya?

Begini, saat krisis ekonomi 1998, nilai tukar dolar terhadap rupiah sempat melambung hingga di atas Rp 10.000. Franchisee asing pun keteteran, lantaran franchise fee yang dibayar naik berlipat-lipat mengikuti nilai tukar dolar. Sebagai contoh, Mc Donalds sempat menutup 33 gerainya sekaligus. Kondisi tersebut diperparah lagi dengan PHK massal.

Alhasil, banyak pegawai yang akhirnya banting setir menjadi wirausahawan. Mulai dari warung tenda sampai beragam jenis usaha lain, tiba-tiba menjamur kala itu. Ada yang sukses, ada pula yang gagal. Buat yang sukses, mereka akhirnya tertarik untuk mefranchisekan bisnisnya. Mulai dari situ, geliat franchise lokal mulai kelihatan. Namun sayang, belum didukung dengan format yang pas. Beberapa nama franchise yang sempat santer waktu itu misalnya Indomaret, Alfamart, Edam Burger, dan lain-lain.

Format seperti apa yang dimaksud?

Format tersebut berupa peraturan yang adil antara si pemilik franchise dengan penerima franchise. Memang sebelumnya Indonesia sudah memiliki PP no. 16 tahun 1997 tentang franchise, namun peraturan itu kurang proporsional. Yang banyak disorot hanya aturan mengenai si penerima franchise saja, sedangkan pemberi franchise tidak banyak disinggung.

Saya bersama teman-teman coba menggagas agar peraturan franchise yang lama itu direvisi, yang kemudian keluarlah PP no. 42 tahun 2007. Peraturan yang baru ini isinya antara hak dan kewajiban dari si pemberi dan penerima warlaba cukup berimbang. Sekarang tinggal bagaimana menjalankannya saja secara tegas. Aturan yang jelas pada franchise itu sangat perlu guna menghindari image negatif di masyarakat. Jangan sampai semua orang bisa ramai-ramai dengan mudahnya mendirikan franchise, tanpa peduli bisnisnya terbukti sukses atau belum, dan sistemnya cukup bagus atau tidak.

Seperti yang terjadi pada MLM (multi level marketing). Sebetulnya, konsep ini bagus, namun karena tidak ada aturan yang jelas, semua orang bisa mendirikan perusahaan mengatasnamakan MLM. Sudah begitu, ada kecenderungan mereka memaksa orang untuk menjadi anggotanya pula. Hasilnya bisa dilihat sekarang. Rata-rata kalau orang ditawarkan ikut MLM, pasti akan sungkan.

Kasus mirip MLM terjadi pada franchise di luar negeri, semisal di Filipina. Di sana, orang ditawari franchise, langsung menghindar atau menyatakan ketidaktertarikannya. Ini lantaran mereka kapok, karena banyak yang merasa dibohongi setelah mengambil franchise. Wajar saja, sebab di sana memang aturan tentang franchise belum ada. Sehingga, banyak yang ramai-ramai mendirikan franchise tanpa memiliki sistem yang jelas, dan usahanya ternyata juga belum terbukti berhasil.

Lalu, tepatnya mulai kapan franchise booming di Indonesia?

Menurut saya, sejak tahun 2006 sampai sekarang. Pertumbuhan omzet franchise selama ini sudah di atas 40%. Saya mencatat, tahun 2008, total omzet franchise di Indonesia yang baru 700 merek kala itu mencapai Rp 4 triliun per bulan. Nah, sekarang dengan 1.700-2.000 merek, total omzetnya sudah mencapai Rp 15,6 triliun per bulan.

Selain itu, rata-rata ada 11 ribu gerai baru yang dibuka per bulan. Itu artinya ada 11 ribu pengusaha baru. Bukan hanya itu, satu gerai bisa menyerap tenaga kerja 2 sd. 6 orang lebih, kalau dikalikan 11 ribu, jumlah pengangguran bisa berkurang 22 ribu sd. 66 ribu per bulan.

Lagipula, tingkat kegagalan franchise di Indonesia juga kecil, hanya 20%. Penyebabnya paling karenafranchisee tidak bisa diajak kerja sama,  atau franchisor-nya yang kurang siap dalam hal sistem.

Saat ini, jenis franchise apa yang tengah marak?

Trennya masih di bidang kuliner. Hampir 66% franchise bergerak di bidang ini. Namun, itu juga tergantung pada kondisi. Kalau sedang krisis ekonomi seperti tahun 2008, tren usahanya adalah makanan atau minuman. Namun, setelah perekonomian benar-benar pulih, jasa yang bakal banyak bermunculan seperti salon, pendidikan, bengkel, dan lain-lain.

Wilayah mana yang berpotensi untuk dikembangkan bisnis franchise?

Asal tahu saja, franchise berkembang karena tingkat orang yang bepergian semakin tinggi sekarang ini, lantaran didukung dengan layanan transportasi yang makin banyak dan murah, seperti pesawat terbang. Ditambah, hampir tiap daerah dihuni bukan hanya oleh satu suku, melainkan oleh berbagai macam suku bangsa.

Sebagai contoh, orang Jakarta yang kebetulan baru pindah ke Makassar, kemudian dia secara tidak sengaja melihat ada yang menjual soto Betawi di sana. Mungkin ada keinginan untuk mampir karena teringat akan kampung halaman. Sama halnya orang yang sedang jalan-jalan ke suatu daerah, kini tidak lagi membawa makanan khas daerah situ, namun bisa membawa oleh-oleh Dunkin Donuts atau juga Teh Poci, yang sebetulnya juga ada di tempat tinggal mereka. Jadi, semua wilayah itu berpotensi.

Apa saja kegiatan marketing yang biasa dilakukan oleh para franchisor?

Bentuknya bermacam-macam, tetapi yang jelas tujuan marketing pada franchise itu mempunyai tiga maksud. Pertama, untuk memasarkan franchise itu sendiri, dengan membuat company profile danhistory of success sebagus mungkin. Yang kedua, membantu franchisee-nya untuk mendatangkan banyak pelanggan. Cara yang ditempuh adalah melalui program marketing nasional dan lokal. Dan yang ketiga, marketing untuk meningkatkan citra. Langkah paling mudah adalah ikut pameran, iklan di media cetak, dan menggelar seminar.

Hal-hal apa yang patut diperhatikan oleh calon franchisor atau franchisee?

Hal pertama yang harus diingat adalah franchise itu duplikasi bisnis yang sukses. Jadi, bagi calonfranchisor (pemberi franchise) perlu dilihat dahulu apakah usahanya benar-benar sudah teruji berhasil atau belum? Karena tugas franchisor itu bakal mengajarkan franchisee-nya untuk sukses. Bagaimana dapat mengajari orang sukses jika dia sendiri belum berhasil?

Untuk franchisee (penerima franchise), pada prinsipnya sama. Pertama, cari informasi sebanyak-banyaknya tentang franchise yang diminati, apakah sudah terbukti berhasil atau belum? Kemudian, tilik juga sistemnya, apa ada program training, SOP, apa saja tools untuk komunikasinya, dan lain-lain. Dengar juga testimoni dari franchisee yang sudah ada dan informasi dari mulut ke mulut. Jangan sampai kita menjadi kelinci percobaan nantinya.

Apa dampak positif dan negatif dari franchise?

Dampak positifnya yang pertama, membantu mengurangi jumlah pengangguran. Kedua, pemasukan devisa bertambah seiring ekspansi franchise lokal yang sekarang sudah merambah ke luar negeri.Ketiga, ketahanan ekonomi juga terbantu. Sebab, mau krisis atau tidak, franchise tetap bisa eksis. Terbukti sejak tahun 1990-an, meski dihantam krisis, franchise tetap jalan, bahkan berkembang pesat setelah itu.

Sementara dampak negatifnya, kalau dijalankan dengan benar tidak akan ada. Untuk itu, semua pihak perlu bekerja sama mengawasi jalannya peraturan yang ada, baik itu pemerintah, pihak asosiasi, maupun para franchisor dan franchisee.

Saat ini, franchise sudah menjadi trademark bagi bisnis yang ingin dapat uang secara cepat dan mudah. Alhasil, banyak orang berlomba-lomba terjun ke bidang ini. Yang dikhawatirkan adalah ikutnya orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam arena franchise. Beberapa MLM ada yang telah mengubah namanya menjadi personal franchise.

Jadi, yang membuat dampak negatif itu jika sistem franchisenya belum baku. Antisipasinya adalah penerapan aturan yang tegas dan kode etik yang seharusnya dikendalikan oleh pemerintah serta asosiasi.

Ada masukan untuk kemajuan franchise di Indonesia agar lebih pesat?

Sudah saatnya pemilik merek besar mau terlibat mengembangkan franchise di Tanah Air. Beberapa di antaranya sudah melakukan itu. Namun, masih banyak pemilik merek lain yang sebenarnya mampu, tapi masih belum berani melangkah. Terus terang, saat ini saya tengah mendorong agar merek-merek besar mau melebarkan sayap usahanya ke sistem franchise.

Sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Holcim dengan Solusi Rumah-nya, Mustika Ratu dengan Taman Sari Spa, dan lain-lain. Sudah seharusnya pebisnis yang sukses menularkan resep sukses mereka ke orang lain agar terlahir pengusaha-pengusaha baru. Dengan demikian, perekonomian bakal semakin baik nantinya. (Andri Darmawan)

Sumber: kampus.marketing.co.id

Older posts «

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.