«

»

Jan 21

INTRO Rekrut Karyawan Franchise

Sebagai franchisee, salah satu peran Anda yang akan menghabiskan banyak waktu  adalah merekrut karyawan. Kecuali jika Anda menjalankan bisnis franchise seorang diri. Merekrut karyawan adalah salah satu fungsi manajemen dan karyawan yang dipilih dengan baik dapat menentukan keberhasilan bisnis Anda.

Meskipun beberapa franchisor akan membantu franchisee dalam mempekerjakan karyawan pada awal-awal kerjasama, tapi selanjutnya biasanya akan menjadi tanggung jawab franchisee. Kebanyakan perjanjian franchise akan dengan jelas menyatakan bahwa Anda diminta untuk menyediakan sejumlah karyawan. Langkah selanjutnya  yang diperlukan adalah pastikan bahwa mereka dilatih, dan bahwa karyawan  Anda bisa mewakili merek dengan dengan baik dan dapat  menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Perjanjian franchise biasanya akan lebih mempertegas bahwa, sebagai franchisee, Anda bertanggung jawab untuk semua keputusan yang berkaitan dengan perekrutan, pemecatan, pelatihan, upah, pengawasan dan disiplin karyawan. KArena pada intinya rara karyawan Anda bekerja untuk Anda dan bukan pada franchisor.

Kebutuhan karyawan atau karyawan  bervariasi tergantung pada jenis bisnis yang Anda jalani. Bisnis restoran mungkin memerlukan 80 hingga 100 karyawan, sedangkan bisnis berkonsep ritel mungkin hanya membutuhkan satu atau dua karyawan saja. Kebutuhan karyawan juga dapat bervariasi tergantung pada variasi musiman. Sebagai contoh, bisnis ritel cenderung  membutuhkan karyawan lebih banyak selama musim lebaran atau moment-moment tertentu lainnya.

Dalam industri di mana ada kebutuhan tinggi akan tenaga kerja, franchisor yang progresif telah mengembangkan departemen khusus perekrutan karyawan untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja. Franchisor progresif juga mencari cara untuk mengurangi kebutuhan tenaga kerja dari franchisee melalui outsourcing untuk aspek-aspek tertentu dari operasi.

Jenis karyawan  yang Anda butuhkan akan bervariasi tergantung pada model bisnis. Seringkali bisnis akan bergantung pada Anda dan kemampuan karyawan  Anda dalam  membangun hubungan dengan pelanggan dan menjual produk Anda. Oleh sebab itu, carilah karyawan yang berorientasi pada pelanggan. Anda harus mencari karyawan yang mencerminkan nilai-nilai merek dagang, memiliki kemampuan dan kemauan untuk terus belajar, dan selalu ada saat  dibutuhkan. semakin fleksibel seorang karyawan, semakin mudah dalam menjalankan bisnis.

Milikilah rencana kebutuhan karyawan yang jelas sebelum mempekerjakannya. Franchisor akan sering memberikan rincian kebutuhan karyawan di manual operasinya, serta memberikan deskripsi pekerjaan tertentu dan alat-alat untuk membantu Anda dalam proses perekrutan. Franchisor biasanya juga akan  menyediakan pelatihan karyawan.
Proses perekrutan karyawan akan bervariasi tetapi biasanya mengkuti langkah-langkah berikut:

  1. Iklan kebutuhan karyawan
  2. Tinjauan resume atau aplikasi
  3. Melakukan wawancara, baik secara individu maupun kelompok
  4. Pemeriksaan Referensi
  5. Orientasi dan pelatihan

Franchisor, berdasarkan pengalaman memprospek franchisee yang telah eksis, dapat memberikan proses perekrutan terbaik bagi anda. Besarnya gaji karyawan mesti disesuaikan dengan ketentuan undang-undang tenaga kerja yang berlaku agar calon karyawan tertarik untuk melamar. Pasar saat ini sangat kompetitif dan Anda tentunya tidak ingin karyawan Anda dibajak oleh pesaing.

Tergantung pada jenis bisnis dan pasar, akan ada biaya pajak karyawan, biaya kompensasi pekerja dan keuntungan. Tapi biaya terbesar yang keluar adalah biaya tenaga kerja langsung. Pastikan Anda mempekerjakan karyawan yang tepat dan kemudian memberikan lingkungan kerja yang nyaman yang akan mendorong karyawan lainnya betah untuk bekerja dalam jangka waktu yang lama. Salah satu cara membuat karyawan betah dapat dilakukan dengan cara memberikan penghargaan “karyawan terbaik bulan ini”.

Apa yang dibutuhkan karyawan? Yang dibutuhkan adalah:

  • Peluang dan Pengembangan karir
  • Pelatihan
  • Pengakuan
  • Lingkungan kerja yang menyenangkan
  • Jam kerja yang fleksibel
  • Perlakuan yang adil
  • Keterlibatan dan konsultasi dengan manajemen

Selama proses perekrutan, Anda harus menyadari standar ketenagakerjaan dan hukum perburuhan yang berlaku di  daerah Anda. Kode Etik  Hak Asasi Manusia mencegah pengusaha dari diskriminasi terhadap karyawan.Di tempat-tempat tertentu ada pertanyaan-pertanyaan tertentu yang tidak boleh diajukan ketika proses perekrutan berlangsung misalnya seperti ras, usia, orientasi seksual dan agama, tapi mungkin di Indonesia ini tidak berlaku. Anda sebaiknya fokus saja pada posisi yang perlu diisi dan identifikasi karakteristik calon karyawan yang diperlukan untuk mengisi posisi ini. Ada juga undang-undang ketenagakerjaan yang perlu Anda perhatikan. Intinya perhatikan aturan-aturan yang terkait ketenagakerjaan yang berlaku di tempat Anda. Hal ini adalah tanggung jawab franchisee untuk mengetahui semua hukum yang ada dan mematuhi nya.

Keberhasilan bisnis Anda tergantung pada Anda sendiri yang bisa menemukan orang yang tepat yang akan memberikan pelayanan yang hebat kepada pelanggan. Tidak peduli sebaik apa  karyawan Anda, hal itu tidak bisa mengurangi keterlibatan  Anda dalam proses bisnis. Penjualan dan jumlah pelanggan akan meningkat ketika franchisee secara aktif terlibat dalam operasional bisnis sehari-hari. Semua franchisor akan setuju bahwa tidak ada yang dapat menggantikan dedikasi dan komitmen dari franchisee yang memiliki kepentingan dalam keberhasilan bisnis dan yang telah membuat investasi keuangan terhadapnya.

Sumber: http://www.cfa.ca

1 comment

  1. IGN Ambara Jaya

    Mohon penjelsannya.

    Kami bergerak dalam bidang franchise Restoran. Dalam waktu dekat kami akan membuka gerai dengan kesepakatan gerai tersebut akan dimanage by Franchisor. Kebetulan kami dibagian HRD. Klausul apa yang harus kami lakukan terkait dengan Mulai dari Perencanaan DSM,Pelatihan,Legalitas Karyawan,Pengupahan dan hak lainnya, Jika Perjanjian kerja karyawan dibuat berdasarkan nama PT Gerai tersebut,kami selaku HRD Master apa yang harus dibuat. Mohon penjelasannya.

    Jadi Pertanyaan kami : Klausul / ketentuan seperti yang harus dibuat jika gerai tersebut di manage by Franchisor?

    Terimakasih

    IGN Ambara Jaya
    HRD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.