«

»

Dec 10

Ketika Franchise menjadi pilihan sesudah pensiun atau PHK

Pensiun dari suatu pekerjaan, baik pensiun karena memang waktunya sudah tiba, atau pensiun karena di PHK, sama-sama mendapatkan uang pesangon yang jumlahnya beberapa kali gaji, bahkan ada yang jauh lebih besar dari yang diduga. Tapi sayang banyak dari para mantan karyawan yang sudah PHK atau pensiun membuat pilihan menempatkan uang pesangon atau uang pensiunnya bukan pada investasi bernuansa bisnis.

Mengapa perlu diluruskan bahwa uang ini mestinya layak untuk diinvestasikan pada tempat yang benar, diluar kebutuhan kita yang mendesak? Karena investasi adalah jalan lain yang lebih masuk akal, ketika kita tidak lagi berstatus karyawan atau pegawai, yang notabenenya menerima penghasilan tetap setiap bulannya.

Investasi apa yang cocok bagi pensiunan?

Seperti diketahui, pada umumnya, karyawan atau pegawai yang bertahun-tahun dididik dengan mental orang gajian, yang mungkin tidak pernah tahu akan dunia bisnis, dunia pengembangan uang dengan uang, dunia investasi, akan terasa sulit diharapakan secara cepat beradaptasi kedunia yang baru, ketika masa sebagai pegawai atau karyawan telah usai. Untuk mengatasi hal itu, berinvestasi di Franchise adalah solusinya.

Franchise bisa dijalankan hanya dengan modal yang kecil, karena memang banyak bisnis franchise berskala kecil bertebaran, sebut saja dengan hanya investasi kurang dari Rp. 5 juta, kita sudah bisa membuka gerai bisnis berlabel franchise.

Franchise bisa dijalan oleh orang yang sebelumnya buta akan dunia bisnis, karena franchise adalah suatu sistem bisnis yang dijalankan mengikuti standar yang ditetapkan oleh pemberi franchise yaitu franchisor. Artinya metode bisnis, dimulai dari perencanaan bisnis, perekrutan karyawan, pelatihan, keuangan dan laporan keuangan telah disusun standar operasinya. Kita tinggal hanya menjalankan. Sesimpel itu

Tapi yang harus diingat adalah, seorang karyawan pensiunan harus meninggalkan mental pegawainya dan bertransformasi ke mental bisnis. Artinya Anda harus mulai memiliki karakter-karakter seorang pebisnis, sedikit demi sedikit, seperti mental kerja keras, sabar, ulet, yakin dan lain-lainnya. Karena sehebat apapun sistem bisnis, jika anda tidak sungguh-sungguh untuk menjalankan dan menjaganya, secara empiris, banyak pebisnis gagal karenanya..

Nah sekarang tinggal Anda mendalami apa itu franchise, bagaimana memulai franchise, dimana bisa mepelajari franchise. Banyak informasi yang bisa Anda gali baik di Internet, maupun media koran. Jika Anda ingin lebih serius lagi, mungkin konsultan franchise adalah pilihan yang sempurna untuk ditemui untuk memulai mengetahui franchise.

Selamat berfranchise.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.