«

»

Apr 16

Pembiayaan Franchise dari Kredit Bank

Tidak dipungkiri, salah satu faktor penting untuk memulai bisnis adalaj pembiayaan atau modal. Bisnis franchise juga tidak luput dari persoalan pembiayaan ini. Bank adalah institusi pembiayaan yang dipercaya saat ini untuk menyelesaikan persoalan ini. Tidak seperti dulu, dimana Bank-Bank belum melirik atau mempedulikan pembiayaan disektor ini, sekarang Bank-Bank seakan-akan beromba-lomba untuk mengembangkan sektor yang melayani franchise ini. Beriktu adalah 7 Bank yang menawarkan pembeiayaan di sektor  franchise.

  1. BRI

Sebagai Bank yang terkemuka dalam melayani kredit kepada UMKM, Bank BRI juga telah memberikan kredit kepada sektor waralaba, terutama yang berkaitan dengan sector UMKM.

Beberapa jenis waralaba telah dibiayai Bank BRI oleh berbagai kantor cabangnya. Untuk seterusnya Bank BRI akan tetap membiayai sector waralaba dengan lebih intens.

Bank BRI dapat memberikan kredit baik kepada pemberi waralaba maupun kepada penerima waralaba, setelah terlebih dahulu dilakukan analisa terhadap pihak yang membutuhkan kredit.

Jumlah kredit diberikan Bank BRI akan sangat tergantung kepada potensi kemampuan arus uang yang akan dihasilkan oleh pihak yang mengajukan kredit.

Setidaknya ada dua alasan kenapa waralaba penting bagi Bank BRI.

Pertama, oleh karena waralaba merupakan bisnis yang tidak berdiri sendiri dan ada saling terkait antara penerima dan pemberi waralaba. Disamping itu kegiatan penelitian dan pengembangan terus dilakukan untuk meningkatkan sistim, proses, manajemen, dan kualitas produk. Oleh karenanya, tingkat keberhasilan usaha waralaba sangat tinggi.

Kedua, kebanyakan waralaba merupakan UMKM, maka bisnis waralaba termasuk target pasar yang menjadi sasaran Bank BRI.

Pada dasarnya, hampir semua jenis waralaba dapat diberi kredit oleh Bank BRI, sepanjang hasil penilaian terhadap usaha waralaba adalah layak.

Disamping itu, proses kreditnya pun mudah alias tidak berbelit-belit, sepanjang persyaratan kredit dapat dipenuhi dengat cepat.

Kredit kepada bisnis waralaba sangat bervariasi dan sangat tergantung kepada jangka waktu perjanjian antara penerima waralaba dengan pemberi waralaba..

Caranya mudah, hanya datang ke kantor-kantor cabang Bank BRI terdekat lalu sampaikan rencana dan kebutuhan dana yang diperlukan untuk mendirikan atau mengembangkan usaha waralaba Anda. Selanjutnya, Bank BRI akan melakukan evaluasi atas rencana Anda tersebut.

2. BNI

Tidak seperti BRI, BNI baru memberikan kredit kepada calon Franchisee yang berminat pada bisnis Alfamart. Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan kredit khusus pembiayaan bagi franchisee  PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart). Kredit yang disedikan bagi penerima Franchisee Alfamart itu mulai dari Rp 300 juta ingga Rp 1 miliar untuk tiap debitur.

Dengan kerjasama ini, Alfamart memberikan rekomendasi kepada penerima waralaba sehingga kredit dapat diproses dengan lebih mudah dan cepat. Syaratnya calon debitur telah disetujui sebagai franchisee oleh franchisor Alfamart, dan mendapatkan rekomendasi dari Alfamart.

 

3.  Bank Syariah Mandiri

Potensi kerjasama pembiayaan dapat diberikan baik kepada Franchisor maupun franchisee dengan skema pembiayaan mikro. Untuk usaha franchise, BSM memberikan layanan khusus dengan persyaratan yang khusus ditujukan pada bisnis franchise yang tentunya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.

 

4. BNI Syariah

BNI Syariah menawarkan dua produk yaitu :

(1)    iB Hasanah Card, yaitu kartu kredit untuk membiayai usaha franchise dengan pembiayaan < Rp 50 juta.  Pada produk ini ada ujrah 10% untuk cicilan 12 bulan dan ujrah 6% untuk cicilan 6 bulan.

(2)    Wirausaha iB Hasanah Card, untuk pembiayaan > Rp 50 juta hingga Rp 1 M. Marjin yang diberikan kompetitif, jangka waktu sampai dengan 5 tahun atau untuk kasus-kasus tertentu dapat diberlakukan jangka waktu khusus sesuai akad, tidak diperlukan perjalanan usaha dan laporan keuangan dan bisa berlaku untuk karyawan aktif yang memiliki penghasilan tetap, memiliki surat rekomendasi dari franchisor.

 

5. BRI Syariah

Produk KUR (kredit usaha rakyat) menjadi dasar pendekatan untuk memformulasikan pembiayaan untuk usaha franchise, sehingga kedepannya nasabah tidak mendapatkan uang sebagai pembiayaan tetapi langsung paket usaha yang siap dijalankan.

Produk pembiayaan yang ditawarkan saat ini adalah :

Mikro 25, untuk pembiayaan Rp 5 juta s.d. Rp 25 juta  tanpa anggunan

Mikro 75, untuk pembiayaan hingga 200 juta dengan anggunan alternative

Mikro 500, untuk pembiayaan dengan anggunan

 

6. Bank Muamalat Indonesia

Target market untuk produk pembiayaan usaha franchise adalah Franshisor dan Franchisee. Untuk franchisor produk pembiayaan yang dapat digunakan adalah pembiayaan modal kerja, pembiayaan usaha, pembelian property atau barang usaha. Akad yang digunakan adalah akad bagi hasil/kemitraan dan akad jual beli.

Sedangkan untuk franchisee antara lain pembiayaan modal usaha dan sewa/beli tempat usaha dengan akad bagi hasil/kemitraan atau jual beli.

 

7. Bank Danamon Syariah

Meski saat ini cabang Bank Danamon Syariah baru 11 cabang diseluruh Indonesia, tetapi nasabah atau calon nasabah dapat melakukan transaksi syariah di Bank-Bank Danamon konvensional melalui office chanelling. Untuk produk pembiayaan usaha franchise digunakan akad bagi hasil dan juga jual beli, skema produk pembiayaan dapat pula mengakomodasi pembiayaan seluruh modal usaha

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.