«

»

Dec 01

Pentingya Biaya Franchise

Biaya-biaya suatu franchise  biasanya dibayar atas  penggunaan hak paten franchisor, merek dan sistem operasi. Biasanya hanya ada satu kali biaya awal franchise, selain biaya berkelanjutan lainnya, yang disebut royalti. Royalti yang dibayarkan secara berkala dapat menjadi biaya tetap bulanan atau mingguan, atau persentase dari penjualan kotor dari bisnis. Selain itu, sebagian besar perusahaan franchise mengenakan biaya-biaya untuk iklan di mana biaya iklan dari franchisee yang dikumpulkan bersama-sama memungkinkan franchisee dan franchisor berbagi biaya iklan nasional atau regional. Dengan demikian jika biaya  iklan ditanggung bersama-sama diharapkan akan mampu beriklan secara maksimal.

Mengapa ada franchise yang mengenakan biaya-biaya franchise sementara yang lain tidak?

Biaya awal franchise akan bervariasi besarnya tergantung jenis franchisenya. Besarnya biaya awal juga tergantung pada jumlah pelatihan dan dukungan yang diberikan untuk mendapatkan lokasi franchise baru berdiri dan yang sedang berjalan. Selain pelatihan awal dan dukungan, biaya awal franchise meliputi biaya rekrut pegawai bagi franchisee, analisis wilayah, identifikasi tempat, peluncuran grand opening, dan beberapa biaya pengembangan franchise. Biasanya tergantung dari semakin  mapan dan diakuinya sebuah merek franchisor, semakin tinggi biaya awalnya.

Biaya royalti akan bervariasi dari 0 persen menjadi 20 persen dari penjualan kotor. Jumlah tersebut akan bervariasi tergantung pada tingkat dukungan dan layanan yang disediakan oleh pemilik waralaba atau franchisor. Sebagai contoh, beberapa franchisor dapat memberikan call center terpusat dengan pesanan langsung. Hal ini membutuhkan biaya yang lebih tinggi, dan tentunya akan berdanpak pada royalti yang lebih tinggi juga.

JIka tidak ada biaya royalti, maka biasanya keuntungan franchisor dibebankan kepada penjualan produk atau penjualan jasa dalam bentuk mark-up atau potongan harga pada produk. Biasanya semakin tinggi tingkat keterlibatan franchisor dalam operasional bisnis, semakin tinggi biaya yang dibutuhkan.

Franchisor harus membuat beberapa bentuk pendapatan dan laba dalam rangka memberikan dukungan dan layanan operasional. Sebuah royalti memastikan bahwa pemilik waralaba atau franchisor memiliki kepentingan dan bertanggungjawab akan  keberhasilan Anda. Kesuksesan Anda tergantung pada kesuksesan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.