«

»

Nov 24

SANKSI Administratif bagi Franchisor dan Franchisee

Sebagaimana halnya dalam bisnis apapun, bisnis franchise juga memiliki sanksi-sanksi  bagi Pemilik franchise baik Franchisor maupun Franchisee apabila melakukan pelanggaran.  Adapun Sanksi Administratif  yang bisa dikenakan seperti yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor : 53/M-DAG/PER/8/2012 dapat berupa Peringatan Tertulis, Pemberhentian Sementara STPW (Surat Tanda Pendaftaran Waralaba) hingga Pencabutan STPW .

Sanksi Administratif ini dapat terjadi  jika Franchisor dan Franchisee melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap hal-hal berikut:

  1. Franchisor atau Franchisee tidak menggunakan Logo Franchise yang sudah didapat atau menyalahgunakan penggunaan Logo Franchise.
  2. Franchisor atau Franchisee  tidak memenuhi  sedikitnya 80 % persyaratan dalam penggunaan bahan baku, penggunaan peralatan usaha dan penjualan  barang/jasa  usahanya ke pasar dalam negeri.
  3. Franchisor atau Franchisee melakukan usaha diluar batas perijinan usaha yang diberikan.
  4. Franchisor tidak memberikan pembinaan kepada Franchisee. Pembinaan dimaksud dapat berupa pendidikan dan pelatihan tentang sistem manajemen pengelolaan franchise, pengembangan pasar melalui promosi, penelitian dan pengembangan pasar dan produk yang dipasarkan.
  5. Franchisor berasal dari luar negeri, Franchisor dari dalam negeri, Franchisor lanjutan berasal dari franchise luar negeri , Franchisor lanjutan berasal dari franchise dalam negeri dan Franchisee yang berasal dari franchise luar negeri  tidak menyampaikan laporan kegiatan franchise kepada Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri  Kementerian Perdagangan. Laporan disampaikan setiap tahun paling lambat 31 Maret tahun berikutnya.
  6. Franchisee dalam negeri , Franchisee lanjutan berasal dari franchise luar negeri, Franchisee lanjutan berasal dari franchise dalam negeri  tidak melaporkan kegiatan franchise nya kepada Dinas yang bertanggungjawab di bidang perdagangan di Provinsi.  Laporan disampaikan setiap tahun paling lambat 31 Maret tahun berikutnya.

Jadi jika Anda Franchisor atau Franchisee sebuah franchise hati-hatilah terhadap hal-hal di atas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.