«

»

May 06

Total biaya investasi franchise yang perlu diketahui

Anda sendang  mencari-cari franchise untuk dibeli?  Jangan tertipu oleh iklan yang mempromosikan sebuah franchise fee yang rendah. Membeli franchise baru tidak hanya tentang  initial franchise fee (biaya setoran awal franchise), dan selanjutnya membuat pendapatan tergerus setelahnya. Ada segudang biaya yang terlibat dalam pembelian dan selama operasional franchise.

Secara keseluruhan biaya franchisee ditentukan oleh pemilik franchise. Sebagai franchisee, Anda mungkin berinvestasi dalam suatu bisnis franchise dengan biaya Rp. 100.000.000. Dalam bisnis yang sama, franchisor lainnya mungkin memerlukan investasi yang lebih besar daripada itu. Biaya yang lebih tinggi, mungkin dibutuhkan untuk peningkatan jumlah pelayanan dan penambahan level distribusi tertentu. Jadi, biaya lebih rendah belum tentu berarti sebuah franchise memeiliki bisnis yang bagus.

Mari kita kaji satu persatu biaya yang diperlukan untuk membeli franchise.

INITIAL COST

Franchise fee

Biaya ini ditetapkan oleh franchisor, biaya  ini dibayar di muka pada saat penandatanganan perjanjian waralaba dan mungkin tidak dapat dikembalikan (besar biaya franchise fee berbeda-beda setiap bisnis) . Paling tidak, biaya ini memberikan franchisee hak untuk menggunakan nama franchisor dan konsep bisnisnya. Beberapa hak lainnya yang diperoleh atas biaya ini biasanya meliputi:  bantuan  pemilihan (survey) lokasi, pemasaran dan promosi, acara grand opening, biaya pelatihan awal, dan dukungan awal. Ketika membayar franchisee fee perhatikan apa saja hak atau layanan yang Anda terima atas biaya ini .

 

Initial Cash Investment

Initial investment adalah modal awal yang harus disetorkan dan dimiliki oleh franchisee pada saat memulai usaha waralabanya. Initial investment terdiri atas franchise fee, investasi untuk fixed asset dan modal kerja untuk menutup operasi selama bulan-bulan awal usaha waralabanya.

Franchisor umumnya menuntut agar franchisee berinvestasi setidaknya 30 sampai 35% dari uang mereka untuk ikut berinvestasi awal.

 

Biaya Kerja / Modal kerja

Modal Kerja adalah dana yang ditanamkan dalam aktiva lancar, oleh karena itu dapat berupa kas, piutang, surat – surat berharga, persediaan dan lain-lain.

Kadang-kadang biaya ini diremehkan, Anda akan membutuhkan uang yang cukup untuk mendukung pengeluaran pribadi dan bisnis jika tidak ditutupi oleh pendapatan. Tergantung pada bisnis, Anda mungkin perlu waktu dua atau tiga bulan, atau bahkan dua atau tiga tahun untuk menutupi modal kerja ini.

 

Biaya aplikasi pinjaman

Biaya ini ada jika Anda meminjam uang dari lembaga keuangan seperti Bank

 

Biaya real estate

Apakah Anda akan menempatkan bisnis anda di tempat yang perlu dibangun, atau dibeli, atau hanya menyewa, akan ada biaya real estat didalamnya. Biaya ini meliputi: uang jaminan dan sewa, uang konstruksi bangunan atau perbaikan, uang rancangan bangunan dll.

 

Biaya tenaga ahli

Biaya tenaga ahli biasaya bergerak dibidang ahli hukum dan jasa akuntansi

 

Biaya Asuransi bisnis

Periksalah dengan franchisor dan penyedia asuransi Anda untuk menentukan jenis dan jumlah asuransi yang Anda perlukan untuk bisnis ini. Ini mungkin termasuk: kewajiban, kompensasi pekerja, asuransi properti, asuransi  kecelakaan, asuransi kebakaran atau asuransi kendaraan operasional.

 

Biaya Perijinan dan  Lisensi

Tergantung pada jenis bisnis Anda, Anda akan perlu untuk mendapatkan izin tertentu dan lisensi. Izin  ini mungkin mencakup: izin hak cipta, izin mendirikan bangunan tempat usaha,  izin penggunaan lahan, pajak penjualan dll. Meskipun franchisor harus menyediakan Anda daftar spesifik dari izin dan lisensi yang diperlukan, tapi jangan menganggap franchisor tahu semua hukum di daerah tertentu. Periksalah di daerah setempat untuk memastikan Anda mendapat informasi yang benar.

 

Biaya Pelatihan

Meskipun pelatihan dapat diberikan dan sudah termasuk dalam biaya awal franchise, kemungkinan besar Anda akan bertanggung jawab untuk tiket pesawat, akomodasi hotel, transportasi lokal, dan makanan untuk diri sendiri dan staf yang mengikuti pelatihan.

 

Biaya inventaris dan peralatan

Franchisee baru biasanya membeli peralatan dan perlengkapan baik secara langsung dari pemilik franchsie atau dari pemasok yang dikontrak melalui franchisor. Yang perlu diperhatikan adalah waspada terhadap franchisor yang mungkin menjual terlalu mahal perlatan dan perlengkapannya. Periksalah dengan perusahaan franchisee lainnya untuk mengetahui apakah peralatan dan perlengkapan tersebut harganya cocok.

 

Biaya grand opening / launching

Tidak semua franchisor menysratkan dilakukan grand opening. Bahkan biaya grand opening kadang-kadang ditanggung oleh franchisor itu sendiri.

 

BIAYA LANJUTAN

 

Biaya royalti

Setiap perjanjian franchise berbeda akan biaya royalti ini, biasanya berkisar antara 5 s/d 10 %. Tapi ada juga franchisor yang menetapkan royalti fee nol rupiah.

 

Biaya pokok dan bunga pinjaman.

Biaya sewa tempat dan bangunan

Biaya Asuransi

Biaya tambahan Peralatan dan biaya Pemeliharaan

Biaya Perlengkapan kantor

Biaya Gaji pegawai dan Pajak

Biaya Pelatihan

Biaya Iklan yang disetor ke franchisor

Biaya iklan lokal dan biaya pemasaran

Biaya Keamanan

 

Tidak semua bisnis franchise mengeluarkan biaya-biaya seperti tersebut di atas, itu hanya gambaran biaya secara umum, yang biasa dikeluarkan dalam bisnis franchise. Ada sebagian franchisor memberikan gratis suatu biaya yang tidak diberikan oleh franchisor lainnya.

Saran yang bagus adalah Anda dapat menemui Akuntan anda untuk mendapatkan masukan, Akuntan  dapat menyusun proyeksi rencana usaha Anda dan berapa banyak uang yang dikeluarkan atau diperlukan. Akuntan Anda dapat melakukan analisis arus kas dan memberikan Anda ide yang baik tentang berapa banyak modal yang Anda perlukan untuk memulai dan menjalankan bisnis Anda.

Hal lainnya yang penting adalah menyewa pengacara berkualitas untuk mengevaluasi perjanjian franchise. Kontrak franchise memuat aturan dan kewajiban kedua franchisee dan franchisor, termasuk informasi pembayaran dan prosedur penghentian perjanjian. Hal ini penting untuk memahami hak dan kewajiban di bawah kontrak tersebut sebelum Anda menandatangani perjanjian

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.